Aku, Kamu dan Cinta

Puisiku, Ungkapan Hatiku

Hidupku Pergi Ketika Kau Pergi 17/05/1990

Filed under: para dara — sangpencintamu @ 1:48 PM

Bukanlah cinta yang jadi persoalan
kalau masih tersisa, biarlah
jangan kita kuasai sendiri
Ah, mengapa kau curi dariku
zat yang sangat penuh hasrat
sesuatu yang dipercayai
lalu kau tak acuh, pada pergi
tinggallah aku.
Tak tercamkankah,
aku lemah tanpa kau, bahkan
hidupku pergi ketika kau pergi
tanpa kembali.

Musium 3, Jkt. ’90.
A’if

Advertisements
 

R

Filed under: sahabat — sangpencintamu @ 1:17 PM

-tentang segala bohong-

Bila kau tempuh jalanku
kuyakin kau bakal tersesat, walau
kau tatih jejak langkahku.
Aku tahu tak akan sempat kau kejar
setiap hari yang kulewati,
dan aku bangga karena itu.
Lautku menyanyi-nyanyi, gembira sebab pecintanya datang
arungi dirinya.
Gunungku padam murka, tenang sebab tapak kakiku
merambah punggungnya.
Langitku biru bersih, haru sebab kepak sayapku
menembus rengkuhnya.
Aku cinta kau, seperti cinta laut, gunung, langitku.
Tapi ku tak harap kau cari diriku,
pribadi terbuang yang setia cumbui laut, gunung, langit.
Dan merayapi tembok keangkuhan. Perlahan.

:Di puncak, aku berteriak, memekik:
Laut, gunung, langit. Dan kau!
Ini aku, akulah tugu kesombongan.