Aku, Kamu dan Cinta

Puisiku, Ungkapan Hatiku

Buat Kau, Aku Tuli 17/02/1991

Filed under: para dara — sangpencintamu @ 2:19 PM

Mana ada kudengar
Ceramahnya, khotbah-khotbah orang-orang
Nasihatnya, contoh-contoh beliau-beliau
Larangannya, usil-usil mereka
celaannya, bisik-bisik mereka
cibirannya, serapah-serapah mereka
dan segala yang diciptikan semua orang.
Aku muak
Aku bosan
Aku empati
Aku tertawa, aku terlalu liar. Bah!
kuludahi. Aku tulikan telingaku
Kutusuki pendengaran dengan hanya suaramu
peduli makianmu. Ah, aku hanyut cuma
olehmu. Hempas, hempaslah aku.
Buat kau, aku tuli.

:Diah
Bulan ke-enam, Grassbioda

Advertisements
 

Langgam Maaf 16/02/1991

Filed under: para dara — sangpencintamu @ 11:19 AM

( ‘da Teja )

Sengaja menghindar dari kesalahpahaman
Setelah diri bersalah terlalu sodorkan
Seuntai harapan, menapak hidup
Seret kesendirian.
dek, telahkah tempo kauamati
kauiringi tatihnya. Kau nikmati bukan,
tapi mungkin kau jadi menimbun rasa
padahal teahu seseorang telah berpunya
dek, tiada luhur jawaban pada seduan
:kekeliruan, luka
siapa

Dek, luruskah langit kita
kala bertandang, mengira.
Dek, duhai
ingatkah betapa agungnya kau
seperti teja. Pasti ikhlas memberi
walau hanya satu; maaf.
Kuyakini

16021991, Grassbioda.