Aku, Kamu dan Cinta

Puisiku, Ungkapan Hatiku

20/10/1998

Filed under: aku — sangpencintamu @ 9:47 AM

dering telepon,
seseorang berkata, “aku malakulmaut!”
mungkin aku saat itu tertawa.

namun saat malam turun,
bintang dan bulan bermain sandiwara,
aku terhenyak, penelpon itu datang
mengganggu mimpi basah laki-laki
tengah bergelut dengan nafas hangat
istri orang lain.

ada pula sampah, koran bekas di tidur!
ternyata ancaman itu datangnya dari tamu
yang tak pernah mau telat, tak pernah terlambat
aku menangis.

keduaan manusia, ketunggalan manusia
cinta, nafsu birahi, fana semua.

sadar, bahwa cinta tak hanya terancam oleh maut
aku pun lalu tak berani lagi
bermain-main dengan ketaksetiaan, kepengecutan,
dan permainan.
( ti, ini tentang cintaku! )

Advertisements