Aku, Kamu dan Cinta

Puisiku, Ungkapan Hatiku

ARUNG 1 16/03/2009

Filed under: dreW — sangpencintamu @ 9:59 PM

embun turun ketika aku mulai mengingat kamu
dingin yang nikmat, nuansa tenang tercipta
burung masih belum berkicau di pepohonan
tapi hatiku telah dimeriahkan oleh hiruk pikuk cinta
apakah kau tahu betapa aku sangat merindukanmu?
di saat mata hendak kupejam dan sewaktu aku mulai tersadar kembali
kau telah bawa hatiku ke relung cinta yang dalam
mengukir di jiwaku selaksa puisi bahagia nestapa
dan aku pasrah menerima semua siksa cinta

bukankah kita mesti menjalani ini semua?

lantas sekuat apa kita akan bertahan, diteriaki sejuta kenyataan
hidup kita adalah sebuah petualangan dahsyat dan panjang
terluka kita, kita basuh dengan airmata
terjatuh kita, kita bangkit dengan tonggak derita
terjerembab kita, kita bangun dengan kepalan sengsara
terbunuh pun kita, kita dikuburkan dengan kafan bahagia
ya, kita adalah manusia-manusia nekad yang dibutakan cinta

sepertinya, di depan sana, riam pertama telah menganga!!!
(kayuh sayang, kayuh, jangan sampai bebatuan tajam mengoyak perahu kita)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s