Aku, Kamu dan Cinta

Puisiku, Ungkapan Hatiku

RESAH HATI SEORANG LELAKI 20/04/2009

Filed under: aku — sangpencintamu @ 11:57 PM

malam menjadi kawan yang setia mendengar keluh kesahku
sebab malam adalah pendengar tanpa pamrih
malam pula yang akan memberikan banyak cara dan kesempatan
untuk menjalani semua tanpa rencana

berdiri di sini, langkah sudah tak tentu arah
berhenti dari perjalanan menatap gamang tapal batas keakuan
lalu terkapar,
menahan tangis di lantai usang

cinta menari-nari, nyaris jadi ejekan pada nurani
masa lalu adalah kepahitan yang harus ditelan
semua yang dilakukan saat ini hanya kedok
sebab cinta sudah tidak lagi bertahta di hatinya

resahku memuncak
apa segalanya harus kulepas saja
biar dosa akan menjadi dosa seutuhnya
biar beban akan menjadi beban sebenarnya

masihkah ada asa buat terus bersama?
sementara kurasa tamanku telah porak poranda
dihempaskan topan prahara dari seberang
yang membuat aku sadar akan kenyataan dan realita

sudahlah, sudah. aku hadapi saja segala resikonya!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s