Aku, Kamu dan Cinta

Puisiku, Ungkapan Hatiku

Kita Dihukum Untuk Berdua 04/07/1993

Filed under: ma verte — sangpencintamu @ 9:25 AM

buat rtd (ma verte)

Kita dihukum untuk berdua
dipertemukan sebuah pesta
kemudian dari situlah tangis-
tangis kudengar penuh rasa
:terkadang hambar pula, green.

Kita dihukum untuk berdua
si pengkhianat dan yang dikhianati
bercinta dalam kerangkeng, kaki-
kaki yang dibelenggu.

Terlalu banyak kekangku!

Kita dihukum untuk berdua
semuanya buah cinta yang ditanam
tak terpelihara dengan sajak-
sajak asal-usul kita
:dua kutub itu berbeda sifat, green.

Kita dihukum untuk berdua!
Mengapa hanya kita? Aku seperti kau,
tidak terima! Aku rasa sia-sia
menjaga cinta hanya dengan sajak
bertatahkan satu dua kecup dan airmata
:apalagi? Itu kau yang punya!

He! Ini cinta punya kita
Yang jadi hukuman pula!


Gegerkalong, 1993

Advertisements
 

Cinta Itu Ternyata Ganjil 31/05/1993

Filed under: ma verte — sangpencintamu @ 9:47 AM

Andai saja Cinderella tak ditolong peri
mana mungkin sang pangeran akan tertawan
kalau begitu, Cinderella hanya akan jadi istri
seorang penebang kayu miskin di pinggir hutan.
Kalau saja Ken Dedes kudisan di betisnya
maka Ken Arok tetaplah jadi pengurus kuda
dan jika Sangkuriang tak tergoda Dayang Sumbi
takkan ada Indonesia punya kawah terbesar di bumi.
Itu semua karena cinta, ingatlah
ada yang katakan cinta bikin dunia berputar
cinta TUHAN pada hamba-hambaNYA itulah
membuat kita yakin pula cinta itu tak pernah pudar.
Namun, cinta tetap juga ganjil bagiku
tetap bagai barang yang tak kupahami
seperti saat ini mengapa terus terpaku padamu
sekian lama kukenal kau, taklah lantas terselami.
Cinta tetap sesuatu yang tak masuk akal
mengapa lantas tercipta darinya kisah Cinderella,
la belle et la bete, si cantik dan si buruk rupa
ada kisah Romeo dan Juliet, Syamsul Bahri dan Siti Nurbaya,
juga sampai saat ini, kisah kita.